Dari luar, siswi kelas 1 SMU ini terlihat cantik, imut, polos, sopan, dan banyak anak laki-laki berpikir kalau ia adalah wanita lemah yang perlu dilindungi.
Namun di balik itu semua, Sakura adalah seorang ahli bela diri tingkat tinggi.
Pada mulanya, Sakura hanyalah seorang siswi SMU biasa. Hingga pada suatu malam, ia menyaksikan aksi Rei Ogami, tokoh antagonist utama dalam cerita ini sedang membakar hangus sekelompok penjahat dengan api birunya. Sejak saat itulah, Sakurakouji mulai mengenal lelaki yang pada akhirnya menjadi teman sekelasnya ini.
Sejak saat itu juga, wanita berambut pink ini bertekad untuk menghentikan Rei Ogami dari aksi membunuhnya, dan ingin mengetahui lebih jauh segala sesutu mengenai kelompok Cøde:Breaker.
Sakurakouji memiliki kemampuan khusus, yaitu kemampuan yang membuatnya dapat menetralisir seluruh kemampuan Cøde:Breaker. Karena itu, ia dijuluki sebagai jenis yang langka.
Meskipun Sakurakouji adalah salah satu tokoh utama yang telah dikenal sejak chapter-chapter awal, tak banyak yang diketahui tentang masa lalunya sebelum usia 5 tahun.
Sejak kecil, Sakura diadopsi oleh seorang pimpinan Yakuza bernama Sakurakouji Gotoko, seorang ketua berpengaruh tinggi yang dikenal dengan julukan "Raging Dragon of the East".
Untuk beberapa alasan, sejak kecil Sakurakouji tekun berlatih bela diri, dan sejak kecil juga, ia sudah bisa menjaga sepenuhnya dirinya dalam keadaan bahaya (Meskipun ia sering bertindak nekad kalau dalam situasi bahaya).
Singkat cerita, di chapter 77, diketahui kalau ayah kandung Sakurakouji adalah President Dewan Mahasiswa Shibuya. Dan pada chapter 111, Heiki mengungkap bahwa ibu dari Sakura adalah salah satu dari empat pendiri Eden. Ini berarti kalau Sakurakouji adalah orang yang penting.
Minggu, 04 September 2011
Cøde:Breaker Chapter 6 - Hug Hug Hug!
"Ogami hentikan!!" Teriak Sakurakoji di tengah pembantaian yg dilakukan oleh Ogami.
"Uwaaaaa....!!" Teriak seorang polisi yg hendak dibakar Ogami dengan kekuatan api birunya.
"Hentikan Ogami!!!" Sakurakoji menghalangi Ogami, ia melindungi polisi yg hendak dibakar Ogami.
"A...apa yg kamu lakukan!? Sampai polisi yg tak bersalahpun ..." belum sempat menyelesaikan kata-katanya, sebuah pistol tertodong di kepalanya.
"Ja... Jangan bergerak!! Kalau bergerak, dia akan ku bunuh!!" Polisi yg dibela Sakurakoji malah menjadikannya sandera dan mengancam Rei Ogami.
"Ke... Kenapa polisi ini??" Pikir Sakurakoji tak percaya.
"Padahal omongan saja tentang tangkap orang yg mengganggu Yakuza, ternyata hal itu .... Be ... Benar, kami mendapat uang dari penjualan Narkotik yg telah disita polisi ke Yakuza di pasar gelap!! Lalu, apa salahnya!? Kami telah menjaga masyarakat ... Kalau hanya itu, sudah pasti termaafkan kan?? Di belakang kami ada orang kuat ... Jadi kami tidak akan tertangkap!!" Jelas polisi tadi.
"Apa!? Ja... Jadi kalian pelakunya!? Padahal kalian polisi?? Karena kalianlah, banyak orang jadi korban ... Bahkan korban meninggal!?" Sakurakoji baru menyadarinya.
Sementara itu, di luar polisi sedang berjaga-jaga.
"Pak kepala!! Sama sekali tidak ada laporan dari lima orang mata-mata kita, apa yg terjadi??" Tanya seorang polisi pada atasannya.
"Tunggu 30 menit lagi, kalau tidak ada laporan juga, seluruh pasukan menyerbu masuk" Jawab sang atasan dari dalam mobil.
"Eh..!! Ta... Tapi!?"
"Tidak ada pilihan, ini untuk ketengangan masyarakat. Di tempat Yakuza itu sedang terjadi Transaksi narkotik besar-besaran. Kalau sekarang tidak kita hentikan, pasti akan menyebar ke seluruh kota"
"Si... Siap!!"
"Apa lima orang itu sudah gagal?? Dasar polisi tidak berguna, sama saja dengan para Yakuza yg tidak bisa diatur!!" Sang atasan kemudian menutup kaca mobilnya dan segera pergi.
"Memang sulit kalau menyuplai wanita hilang, tapi semua bukti kejahatan harus dihilangkan ... Uang, lalu menemukan Yakuza yg lain untuk menjual narkotik, hanya itu saja ... Kalau hanya karier, tidak akan cukup, untuk menuju tingkat yg lebih tinggi, dibutuhkan uang .... Untuk itulah, apapun akan aku lakukan" Di dalam mobilnya, kepala polisi yg ternyata orang jahat itu sedang meremas dada dan pantat dua orang wanita cantik.
"Kalau ada pak kepala, apapun yg dilakukan tidak akan tertangkap!! Membunuh kalianpun, dia yg akan menutupinya ....
Uwaaaaaa.....!!!"
Bruggghhh....
Sakurakoji membanting polisi yg menyanderanya.
"A... Apa!? Pa ... Padahal aku bisa bela diri"
"Nggak termaafkan...!! Kejahatan yg kalian lakukan ... Nggak termaafkan!!!! Pura-pura membawa nama keadilan, kalian lebih buruk daripada para Yakuza ini!!" Bentak sakurakoji.
"Ikut kami dan menyerahlah .... Kamu juga pasti punya rasa keadilan kan?? Ingatlah saat kau baru menjadi polisi dulu!! Dosa pasti akan diampuni!!" Lanjutnya.
"Ma...ma...maafkan aku!! Aku juga berpikir kalau ini tidak baik ... Tapi, aku tidak dapat menolak perintah pak kepala ... Aku akan menyerah dan mengakui semuanya ... Aku janji!!" Polisi tadi menangis minta maaf.
"Baguslah!! Kamu orang baik hati yg tersisa ya ... Ogami, kamu dengar kan?? Dia sudah ..."
DOR...DOR....DOR...!!!
"Bodoh!! Sudah pasti ini bohong!! Dasar Monster!!!" Polisi tadi hanya berpura-pura minta maaf, iapun menembak Rei Ogami.
"Ogami...!!" Teriak Sakurakoji khawatir.
"Menyerah!? Jangan ngelindur!! Kau juga akan ku bunuh!!" Polisi tadi kini membidik Sakurakoji.
Gattsss....
Tiba-tiba Rei Ogami sudah mencengkram kepala polisi tadi.
"Kau nggak berguna dibiarkan hidup .... Hanguslah menjadi debu!!!!" Polisi tadi hangus menjadi abu akibat api biru Ogami.
"Mengerti kan?? Kata-katamu nggak akan didengar sampah itu"
"Ta... Tapi ...."
"Guk ... Guk ..."
Dari balik pintu Sakurakoji mendengar suara anak anjing.
"Anak anjing?? Ada apa??" Sakurakoji membuka pintu tersebut.
"Para korban!? Bertahanlah ... Sudah nggak apa-apa .... Kalian sudah bebas!!" Sakurakoji mencoba menolong para korban.
"Anak ini yg tadi ..." Sakurakoji teringat wajah orang di photo yg tadi dilihatnya.
"Beb... Bebas??"
"Iya... Sudah nggak apa-apa ..."
"Kenapa... Kamu menolongku??"
"Eh...?"
"Aku ini ... udah tergantung dengan Narkotik ... Lagi pula, masih ada hutang pinjaman ... Lalu melihat orang tua yg sudah seperti orang mati ... Aku nggak mau ingat lagi kenangan buruk itu ... Padahal lebih nyaman dibiarkan seperti ini saja ... Lebih baik lagi kalau aku mati ...."
GREBBB ...
Rei Ogami langsung mencekik leher wanita tadi.
"O...Ogami!?"
"Kalau begitu ... Matilah!!"
"Ogami ... Hentikan!!"
"Nggak mau mati" Ucap pelan wanita yg ingin mati tadi.
"Nggak mau menderita, pikiran ingin mati, itu hanya rasa manja dari kehidupanmu!! Cobalah melepaskan penderitaanmu dan merangkaklah perlahan-lahan untuk hidup ... Kalau memang masih ingin mati, datanglah ke tempatku ... Akan ku bunuh kau ..."
"Hik...Hikss...." Wanita tadi kini hanya bisa menangis.
"Ogami..."
"Kamu setan dan seorang pembunuh. Dewa kematian yg kejam tanpa perasaan menyesal ... Menghanguskan sebuah nyawa ... Tapi entah kenapa ... Ada saatnya kamu nggak terlihat seperti setan .... Kalau begitu ..."
"Ogami .... !!"
Bwaattts....
Tiba-tiba Sakurakoji memeluk Rei Ogami.
"Gimana?? Kau merasakannya Ogami?? Aku bisa merasakannya lho , kehangatanmu...."
Sakurakoji memeluk erat tubuh Ogami.
"Sa... Sakurakoji ... Apa yg kamu lakukan??"
"Ini hug! Pelukan!! Di tiap kompetisi, pada saat selesai pertandingan pasti saling memuji kehebatan masing-masing!! Menurutku aksi itu, di saat bersamaan, adalah untuk saling memastikan diri sendiri dan lawan adalah manusia biasa setelah saling mempertaruhkan nyawa .... Kalau kata-kataku nggak bisa tersampaikan ke para penjahat atau juga kepadamu, sampai bisa tersampaikan, kita saling berbicara lewat tubuh!! Penjahat dan orang baik juga, manusia biasa ... Aku ingin menyampaikan ini kepadamu, sampai kamu berhenti untuk membakar dan membunuh orang-orang ... Akan ku lakukan berapa kalipun!! Kalau kau pasti ... Jadi, gimana!?? Sudah tersampaikan?? Ogami, kali ini kamu yg melakukannya!!" Sakurakoji melepas pelukannya, siap-siap menerima pelukan Ogami.
"Tidak, aku menolak .... Kamu bicara hal yg aneh ... Apa mungkin karena kamu adalah jenis langka??"
"Ah!! Bicaranya nanti saja, obati dulu lukamu ..."
"Sayangnya, aku tidak bisa dimengerti oleh siapapun dan akupun tidak peduli"
BUKKKK...!!!!
Tiba-tiba Ogami memukul dengan keras perut Sakurakoji.
"men..ninjuku... Dasar ... Pengecut"
"Selamat tidur Sakurakoji, hari ini cukup di sini saja ... Sampai besok di sekolah ..."
Rei Ogami meninggalkan Sakurakoji yg tergeletak pingsan.
Kriinggg..kriing....
Pip...
"Iya"
Ogami mengangkan ponselnya.
"Ini aku ... Axo, dimulai"
Di tempat lain.
"Sudah waktunya ya ..." Kepala polisi melihat jam tangannya.
"Ayo, jangan ragu, semua pasukan menyerbu masuk!! Mungkin lawan mempunyai senjata, kalau mereka melawan tembak saja ..."
Kepala polisi keluar dari mobilnya, melihat keadaan di luar, ia sangat terkejut. Tak ada seorangpun di luar sana.
"Apa!? He... Hei!? Apa... Apa tidak ada orang!? Aku, kepala polisi memanggil kalian!! Hei!!"
"Para polisi yg lain juga tidak ada!? Apa maksudnya?? Kenapa??" Kepala Polisi mulai khawatir.
Tap ... Tap ... Tap ...
Seseorang muncul dari kegelapan.
"Ku berikan informasi palsu tentang bom yg akan meledak, lalu mereka memblokade area ini sejauh 3 KM... Tujuan utama dari permintaan kali ini adalah untuk membersihkanmu, kepala polisi yg korup, serta yg terlibat di bawahnya ... G-Falcon dan para Yakuza itu hanya tambahan ..."
"Ke... Kenapa bisa melakukan itu!? Siapa kau!?"
"Cøde:Breaker" Ogami muncul dari kegelapan, perlahan ia bergerak mendekati kepala polisi.
"Cøde:Breaker!? Jangan bercanda ... Itu ... Tunggu, dulu aku pernah dengar dari inspektur polisi tentang nama ini... Ta.... Tapi, itu hanya isu saja ... Jangan-jangan!? Jangan-jangan memang benar ada ..."
"Non-exist(Cøde:Breaker) benar-benar ada" Ogami telah mencengkram kepala kepala polisi.
"Hanguslah dengan tenang"
BWOOOOSSSHHHH....
Kepala Polisi hangus menjadi debu.
"Uwaaaaa....!!" Teriak seorang polisi yg hendak dibakar Ogami dengan kekuatan api birunya.
"Hentikan Ogami!!!" Sakurakoji menghalangi Ogami, ia melindungi polisi yg hendak dibakar Ogami.
"A...apa yg kamu lakukan!? Sampai polisi yg tak bersalahpun ..." belum sempat menyelesaikan kata-katanya, sebuah pistol tertodong di kepalanya.
"Ja... Jangan bergerak!! Kalau bergerak, dia akan ku bunuh!!" Polisi yg dibela Sakurakoji malah menjadikannya sandera dan mengancam Rei Ogami.
"Ke... Kenapa polisi ini??" Pikir Sakurakoji tak percaya.
"Padahal omongan saja tentang tangkap orang yg mengganggu Yakuza, ternyata hal itu .... Be ... Benar, kami mendapat uang dari penjualan Narkotik yg telah disita polisi ke Yakuza di pasar gelap!! Lalu, apa salahnya!? Kami telah menjaga masyarakat ... Kalau hanya itu, sudah pasti termaafkan kan?? Di belakang kami ada orang kuat ... Jadi kami tidak akan tertangkap!!" Jelas polisi tadi.
"Apa!? Ja... Jadi kalian pelakunya!? Padahal kalian polisi?? Karena kalianlah, banyak orang jadi korban ... Bahkan korban meninggal!?" Sakurakoji baru menyadarinya.
Sementara itu, di luar polisi sedang berjaga-jaga.
"Pak kepala!! Sama sekali tidak ada laporan dari lima orang mata-mata kita, apa yg terjadi??" Tanya seorang polisi pada atasannya.
"Tunggu 30 menit lagi, kalau tidak ada laporan juga, seluruh pasukan menyerbu masuk" Jawab sang atasan dari dalam mobil.
"Eh..!! Ta... Tapi!?"
"Tidak ada pilihan, ini untuk ketengangan masyarakat. Di tempat Yakuza itu sedang terjadi Transaksi narkotik besar-besaran. Kalau sekarang tidak kita hentikan, pasti akan menyebar ke seluruh kota"
"Si... Siap!!"
"Apa lima orang itu sudah gagal?? Dasar polisi tidak berguna, sama saja dengan para Yakuza yg tidak bisa diatur!!" Sang atasan kemudian menutup kaca mobilnya dan segera pergi.
"Memang sulit kalau menyuplai wanita hilang, tapi semua bukti kejahatan harus dihilangkan ... Uang, lalu menemukan Yakuza yg lain untuk menjual narkotik, hanya itu saja ... Kalau hanya karier, tidak akan cukup, untuk menuju tingkat yg lebih tinggi, dibutuhkan uang .... Untuk itulah, apapun akan aku lakukan" Di dalam mobilnya, kepala polisi yg ternyata orang jahat itu sedang meremas dada dan pantat dua orang wanita cantik.
"Kalau ada pak kepala, apapun yg dilakukan tidak akan tertangkap!! Membunuh kalianpun, dia yg akan menutupinya ....
Uwaaaaaa.....!!!"
Bruggghhh....
Sakurakoji membanting polisi yg menyanderanya.
"A... Apa!? Pa ... Padahal aku bisa bela diri"
"Nggak termaafkan...!! Kejahatan yg kalian lakukan ... Nggak termaafkan!!!! Pura-pura membawa nama keadilan, kalian lebih buruk daripada para Yakuza ini!!" Bentak sakurakoji.
"Ikut kami dan menyerahlah .... Kamu juga pasti punya rasa keadilan kan?? Ingatlah saat kau baru menjadi polisi dulu!! Dosa pasti akan diampuni!!" Lanjutnya.
"Ma...ma...maafkan aku!! Aku juga berpikir kalau ini tidak baik ... Tapi, aku tidak dapat menolak perintah pak kepala ... Aku akan menyerah dan mengakui semuanya ... Aku janji!!" Polisi tadi menangis minta maaf.
"Baguslah!! Kamu orang baik hati yg tersisa ya ... Ogami, kamu dengar kan?? Dia sudah ..."
DOR...DOR....DOR...!!!
"Bodoh!! Sudah pasti ini bohong!! Dasar Monster!!!" Polisi tadi hanya berpura-pura minta maaf, iapun menembak Rei Ogami.
"Ogami...!!" Teriak Sakurakoji khawatir.
"Menyerah!? Jangan ngelindur!! Kau juga akan ku bunuh!!" Polisi tadi kini membidik Sakurakoji.
Gattsss....
Tiba-tiba Rei Ogami sudah mencengkram kepala polisi tadi.
"Kau nggak berguna dibiarkan hidup .... Hanguslah menjadi debu!!!!" Polisi tadi hangus menjadi abu akibat api biru Ogami.
"Mengerti kan?? Kata-katamu nggak akan didengar sampah itu"
"Ta... Tapi ...."
"Guk ... Guk ..."
Dari balik pintu Sakurakoji mendengar suara anak anjing.
"Anak anjing?? Ada apa??" Sakurakoji membuka pintu tersebut.
"Para korban!? Bertahanlah ... Sudah nggak apa-apa .... Kalian sudah bebas!!" Sakurakoji mencoba menolong para korban.
"Anak ini yg tadi ..." Sakurakoji teringat wajah orang di photo yg tadi dilihatnya.
"Beb... Bebas??"
"Iya... Sudah nggak apa-apa ..."
"Kenapa... Kamu menolongku??"
"Eh...?"
"Aku ini ... udah tergantung dengan Narkotik ... Lagi pula, masih ada hutang pinjaman ... Lalu melihat orang tua yg sudah seperti orang mati ... Aku nggak mau ingat lagi kenangan buruk itu ... Padahal lebih nyaman dibiarkan seperti ini saja ... Lebih baik lagi kalau aku mati ...."
GREBBB ...
Rei Ogami langsung mencekik leher wanita tadi.
"O...Ogami!?"
"Kalau begitu ... Matilah!!"
"Ogami ... Hentikan!!"
"Nggak mau mati" Ucap pelan wanita yg ingin mati tadi.
"Nggak mau menderita, pikiran ingin mati, itu hanya rasa manja dari kehidupanmu!! Cobalah melepaskan penderitaanmu dan merangkaklah perlahan-lahan untuk hidup ... Kalau memang masih ingin mati, datanglah ke tempatku ... Akan ku bunuh kau ..."
"Hik...Hikss...." Wanita tadi kini hanya bisa menangis.
"Ogami..."
"Kamu setan dan seorang pembunuh. Dewa kematian yg kejam tanpa perasaan menyesal ... Menghanguskan sebuah nyawa ... Tapi entah kenapa ... Ada saatnya kamu nggak terlihat seperti setan .... Kalau begitu ..."
"Ogami .... !!"
Bwaattts....
Tiba-tiba Sakurakoji memeluk Rei Ogami.
"Gimana?? Kau merasakannya Ogami?? Aku bisa merasakannya lho , kehangatanmu...."
Sakurakoji memeluk erat tubuh Ogami.
"Sa... Sakurakoji ... Apa yg kamu lakukan??"
"Ini hug! Pelukan!! Di tiap kompetisi, pada saat selesai pertandingan pasti saling memuji kehebatan masing-masing!! Menurutku aksi itu, di saat bersamaan, adalah untuk saling memastikan diri sendiri dan lawan adalah manusia biasa setelah saling mempertaruhkan nyawa .... Kalau kata-kataku nggak bisa tersampaikan ke para penjahat atau juga kepadamu, sampai bisa tersampaikan, kita saling berbicara lewat tubuh!! Penjahat dan orang baik juga, manusia biasa ... Aku ingin menyampaikan ini kepadamu, sampai kamu berhenti untuk membakar dan membunuh orang-orang ... Akan ku lakukan berapa kalipun!! Kalau kau pasti ... Jadi, gimana!?? Sudah tersampaikan?? Ogami, kali ini kamu yg melakukannya!!" Sakurakoji melepas pelukannya, siap-siap menerima pelukan Ogami.
"Tidak, aku menolak .... Kamu bicara hal yg aneh ... Apa mungkin karena kamu adalah jenis langka??"
"Ah!! Bicaranya nanti saja, obati dulu lukamu ..."
"Sayangnya, aku tidak bisa dimengerti oleh siapapun dan akupun tidak peduli"
BUKKKK...!!!!
Tiba-tiba Ogami memukul dengan keras perut Sakurakoji.
"men..ninjuku... Dasar ... Pengecut"
"Selamat tidur Sakurakoji, hari ini cukup di sini saja ... Sampai besok di sekolah ..."
Rei Ogami meninggalkan Sakurakoji yg tergeletak pingsan.
Kriinggg..kriing....
Pip...
"Iya"
Ogami mengangkan ponselnya.
"Ini aku ... Axo, dimulai"
Di tempat lain.
"Sudah waktunya ya ..." Kepala polisi melihat jam tangannya.
"Ayo, jangan ragu, semua pasukan menyerbu masuk!! Mungkin lawan mempunyai senjata, kalau mereka melawan tembak saja ..."
Kepala polisi keluar dari mobilnya, melihat keadaan di luar, ia sangat terkejut. Tak ada seorangpun di luar sana.
"Apa!? He... Hei!? Apa... Apa tidak ada orang!? Aku, kepala polisi memanggil kalian!! Hei!!"
"Para polisi yg lain juga tidak ada!? Apa maksudnya?? Kenapa??" Kepala Polisi mulai khawatir.
Tap ... Tap ... Tap ...
Seseorang muncul dari kegelapan.
"Ku berikan informasi palsu tentang bom yg akan meledak, lalu mereka memblokade area ini sejauh 3 KM... Tujuan utama dari permintaan kali ini adalah untuk membersihkanmu, kepala polisi yg korup, serta yg terlibat di bawahnya ... G-Falcon dan para Yakuza itu hanya tambahan ..."
"Ke... Kenapa bisa melakukan itu!? Siapa kau!?"
"Cøde:Breaker" Ogami muncul dari kegelapan, perlahan ia bergerak mendekati kepala polisi.
"Cøde:Breaker!? Jangan bercanda ... Itu ... Tunggu, dulu aku pernah dengar dari inspektur polisi tentang nama ini... Ta.... Tapi, itu hanya isu saja ... Jangan-jangan!? Jangan-jangan memang benar ada ..."
"Non-exist(Cøde:Breaker) benar-benar ada" Ogami telah mencengkram kepala kepala polisi.
"Hanguslah dengan tenang"
BWOOOOSSSHHHH....
Kepala Polisi hangus menjadi debu.
Nomor Induk Shinobi Konoha - Naruto
000256 Utatane Koharu
000261 Sarutobi Hiruzen
000272 Shimura Danzou
000295 Mitokado Homura
002300 Orochimaru
002301 Jiraiya
002302 Tsunade
002973 Dan
004086 Uchiha Fugaku
005159 Hyuuga Hiashi
005160 Hyuuga Hizashi
005348 Uchiha Mikoto
005350 Nawaki
005480 Aburame Shibi
005490 Akimichi Chouza
005491 Nara Shikaku
005492 Yamanaka Inoichi
007350 Inuzuka Tsume
009091 Nara Yoshino
009717 Namiashi Raidou
009720 Hatake Kakashi
009744 Yamashiro Aoba
009902 Suzume Namida
010203 Shiranui Genma
010252 Might Guy
010777 Ebisu
010800 Shizune
010829 Sarutobi Asuma
010881 Yuuhi Kurenai
010885 Rin
010886 Uchiha Obito
010913 Morino Ibiki
010992 Yamato
010997 Tobitake Tonbo
011141 Touji Mizuki
011226 Mitarashi Anko
011450 Umino Iruka
011671 Gekkou Hayate
011930 Akadou Yoroi
011981 Tsurugi Misumi
012021 Tatami Iwashi
012049 Kamizuki Izumo
012050 Hagane Kotetsu
012110 Uchiha Itachi
012140 Yakushi Kabuto
012161 Uzuki Yugao
012368 Inuzuka Hana
012420 Sai
012561 Rock Lee
012573 Tenten
012587 Hyuuga Neji
012600 Uchiha Sasuke
012601 Haruno Sakura
012604 Yamanaka Ino
012607 Uzumaki Naruto
012611 Nara Shikamaru
012612 Hyuuga Hinata
012618 Aburame Shino
012620 Inuzuka Kiba
012625 Akimichi Chouji
012707 Sarutobi Konohamaru
000261 Sarutobi Hiruzen
000272 Shimura Danzou
000295 Mitokado Homura
002300 Orochimaru
002301 Jiraiya
002302 Tsunade
002973 Dan
004086 Uchiha Fugaku
005159 Hyuuga Hiashi
005160 Hyuuga Hizashi
005348 Uchiha Mikoto
005350 Nawaki
005480 Aburame Shibi
005490 Akimichi Chouza
005491 Nara Shikaku
005492 Yamanaka Inoichi
007350 Inuzuka Tsume
009091 Nara Yoshino
009717 Namiashi Raidou
009720 Hatake Kakashi
009744 Yamashiro Aoba
009902 Suzume Namida
010203 Shiranui Genma
010252 Might Guy
010777 Ebisu
010800 Shizune
010829 Sarutobi Asuma
010881 Yuuhi Kurenai
010885 Rin
010886 Uchiha Obito
010913 Morino Ibiki
010992 Yamato
010997 Tobitake Tonbo
011141 Touji Mizuki
011226 Mitarashi Anko
011450 Umino Iruka
011671 Gekkou Hayate
011930 Akadou Yoroi
011981 Tsurugi Misumi
012021 Tatami Iwashi
012049 Kamizuki Izumo
012050 Hagane Kotetsu
012110 Uchiha Itachi
012140 Yakushi Kabuto
012161 Uzuki Yugao
012368 Inuzuka Hana
012420 Sai
012561 Rock Lee
012573 Tenten
012587 Hyuuga Neji
012600 Uchiha Sasuke
012601 Haruno Sakura
012604 Yamanaka Ino
012607 Uzumaki Naruto
012611 Nara Shikamaru
012612 Hyuuga Hinata
012618 Aburame Shino
012620 Inuzuka Kiba
012625 Akimichi Chouji
012707 Sarutobi Konohamaru
Great War of Manga Chapter 1 - Hidup Kembali
Suatu sore di Markas pusat Akatsuki, Kabuto sedang memperlihatkan mayat-mayat dalam peti yang telah dihidupkannya dengan Edo Tensei.
"Pertama-tama, Jinchuriki mulai dari ekor dua sampai tujuh ... Kemudian, para Kage ... Lalu, para Shinobi yang hebat pada masanya"
"Aku benci mengakuinya ... Tapi, Kau lumayan hebat"
"Ini masih belum apa-apa ... Simpanlah kekagumanmu untuk yang satu ini" Kabuto mulai merapal jutsunya.
Madara hanya diam menonton.
Boof ... Kabuto mensummon puluhan, bahkan mungkin ratusan peti mati.
"Ini dia ..." perlahan peti-peti itu terbuka.
Yamato yang masih terikat, bangun dari pingsannya. Matanya mengarah ke arah ratusan mayat hidup yang telah bersiap siaga, beberapa puluh meter dari tubuhnya.
"Mustahil ..."
"Kabuto ... Kau ..."
Madara begitu terkesima.
"Dengan ini, aku yakin kita akan memenangkan pertempuran ini ..."
Diluar markas, Tokuma sedang mengamati keadaan.
"Apa yang kau lihat?" tanya Anko.
"Tidak mungkin ... Mustahil ... Pasukan mereka ..."
"Cepat jelaskan!!"
"mereka ... mereka dibangkitkan kembali oleh Kabuto ..."
"mereka?? siapa yang kau maksud!?"
"mereka ... Aizen, para Espada, Vegeta, para suku seiya, Gold D. Roger, aah ... Terlalu banyak ... aku tak bisa menyebutkannya satu-persatu"
"Kau tidak bercanda kan!?"
"Kapten! Telah terdeteksi tekanan roh yang begitu dahsyat!!"
"Ya ... Aku bisa merasakannya ... perasaanku bilang akan terjadi hal yang buruk" Tekanan roh mayat-mayat yang dihidupkan Kabuto terasa hingga ke ruang investigasi Komunitas Roh.
"beritahu seluruh Kapten untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk" pinta Kurotsuchi, kapten divisi 13.
"Raikage-sama!! Kami telah menerima surat dari bocah byakugan!"
"Ada kabar apa!?" Tsunade memotong perkataan salah seorang ninja Kirigakure.
"Hokage-sama, gawat ..."
Raikage mengambil surat tersebut dan langsung membacanya.
"Kurang ajar ..."
Kertas tersebut hancur digenggaman tangannya.
"Panggil seluruh pasukan dari seluruh Jagad Raya!!"
"Siap!!"
"Apa ini?? Ugh ... aku tak bisa menggerakan tubuhku"
"Inikah neraka?? Tempat para dewa kematian?" Kira yang merupakan salah satu mayat yang dihidupkan Kabuto bertanya-tanya.
"Tuan-tuan sekalian ... aku ingin meminta bantuan kalian, kalian akan menjadi pasukan tempurku" Madara membuka percakapan.
"Kalian telah berada dibawah kendaliku ... mau tidak mau, kalian harus membantu"
Tambah Kabuto.
"Hahaha ..."
Vegeta tertawa.
"Kau pikir kau bisa mengendalikan pangeran seiya ini?" Vegeta berusaha melawan kontrol Kabuto.
"Jangan memaksakan dirimu! Kau tak akan bisa bebas dari kontrol Edo Tensei!!" ucap Kabuto percaya diri.
"Hyaaaaaaa...!!" Vegeta pindah ke mode super seiya.
Buakkkk ...
Pukulan panas menghantam wajah Kabuto.
"Jangan bercanda ... aku tak suka dikendalikan"
Madara siap siaga dengan Rinengan barunya.
"Tenanglah ... aku tetap akan membantu kalian"
ucap Vegeta.
"Pertempuran ya ... sepertinya menarik ..." Sosuke Aizen keluar dari petinya.
"Dengan ini, kita akan bisa membalas dendam!"
"Pertama-tama, Jinchuriki mulai dari ekor dua sampai tujuh ... Kemudian, para Kage ... Lalu, para Shinobi yang hebat pada masanya"
"Aku benci mengakuinya ... Tapi, Kau lumayan hebat"
"Ini masih belum apa-apa ... Simpanlah kekagumanmu untuk yang satu ini" Kabuto mulai merapal jutsunya.
Madara hanya diam menonton.
Boof ... Kabuto mensummon puluhan, bahkan mungkin ratusan peti mati.
"Ini dia ..." perlahan peti-peti itu terbuka.
Yamato yang masih terikat, bangun dari pingsannya. Matanya mengarah ke arah ratusan mayat hidup yang telah bersiap siaga, beberapa puluh meter dari tubuhnya.
"Mustahil ..."
"Kabuto ... Kau ..."
Madara begitu terkesima.
"Dengan ini, aku yakin kita akan memenangkan pertempuran ini ..."
Diluar markas, Tokuma sedang mengamati keadaan.
"Apa yang kau lihat?" tanya Anko.
"Tidak mungkin ... Mustahil ... Pasukan mereka ..."
"Cepat jelaskan!!"
"mereka ... mereka dibangkitkan kembali oleh Kabuto ..."
"mereka?? siapa yang kau maksud!?"
"mereka ... Aizen, para Espada, Vegeta, para suku seiya, Gold D. Roger, aah ... Terlalu banyak ... aku tak bisa menyebutkannya satu-persatu"
"Kau tidak bercanda kan!?"
"Kapten! Telah terdeteksi tekanan roh yang begitu dahsyat!!"
"Ya ... Aku bisa merasakannya ... perasaanku bilang akan terjadi hal yang buruk" Tekanan roh mayat-mayat yang dihidupkan Kabuto terasa hingga ke ruang investigasi Komunitas Roh.
"beritahu seluruh Kapten untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk" pinta Kurotsuchi, kapten divisi 13.
"Raikage-sama!! Kami telah menerima surat dari bocah byakugan!"
"Ada kabar apa!?" Tsunade memotong perkataan salah seorang ninja Kirigakure.
"Hokage-sama, gawat ..."
Raikage mengambil surat tersebut dan langsung membacanya.
"Kurang ajar ..."
Kertas tersebut hancur digenggaman tangannya.
"Panggil seluruh pasukan dari seluruh Jagad Raya!!"
"Siap!!"
"Apa ini?? Ugh ... aku tak bisa menggerakan tubuhku"
"Inikah neraka?? Tempat para dewa kematian?" Kira yang merupakan salah satu mayat yang dihidupkan Kabuto bertanya-tanya.
"Tuan-tuan sekalian ... aku ingin meminta bantuan kalian, kalian akan menjadi pasukan tempurku" Madara membuka percakapan.
"Kalian telah berada dibawah kendaliku ... mau tidak mau, kalian harus membantu"
Tambah Kabuto.
"Hahaha ..."
Vegeta tertawa.
"Kau pikir kau bisa mengendalikan pangeran seiya ini?" Vegeta berusaha melawan kontrol Kabuto.
"Jangan memaksakan dirimu! Kau tak akan bisa bebas dari kontrol Edo Tensei!!" ucap Kabuto percaya diri.
"Hyaaaaaaa...!!" Vegeta pindah ke mode super seiya.
Buakkkk ...
Pukulan panas menghantam wajah Kabuto.
"Jangan bercanda ... aku tak suka dikendalikan"
Madara siap siaga dengan Rinengan barunya.
"Tenanglah ... aku tetap akan membantu kalian"
ucap Vegeta.
"Pertempuran ya ... sepertinya menarik ..." Sosuke Aizen keluar dari petinya.
"Dengan ini, kita akan bisa membalas dendam!"
Koji Shima - Akihabara@deep
Pemuda yang lebih dikenal dengan Julukan Page ini merupakan seorang otaku komputer yang sangat hebat dibidang Hacking.
Sejak kecil, ia jarang bersosialisasi dan lebih sering menghabiskan waktu di depan Komputer.
Hal ini membentuk Kouji Shima menjadi seseorang yang sangat ahli di bidang komputer. Sejak masih berusia belasan tahun, ia sudah sering menghack berbagai Sistem dan kemudian membuat sebuah Hacking Tool yang bahkan terus dipakai sebagai pedoman selama lebih dari lima tahun.
Empat tahun sebelum cerita dimulai, Kouji Shima sempat berurusan dengan pengadilan akibat kegiatannya yang dianggap meresahkan masyarakat. Kouji Divonis untuk tidak menyentuh Komputer selama lima tahun dan akan terus berada dalam pengawasan hingga usianya mencapai 20 tahun.
Empat tahun berlalu, dan ceritapun dimulai.
Pada awalnya, Kouji menyembunyikan keahliannya menggunakan Komputer. Sampai pada suatu ketika, Karena arus penumpang, Kouji yang menaiki kereta api tiba di Kota Akihabara.
Di sana, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Akira.
Kouji yang sering merasa tak dianggap oleh dunia dan bahkan menjuluki dirinya sendiri sebagai manusia transparan merasa senang karena Akira mau berteman dengannya.
Aksi Hacking Kouji Shima kembali dimulai saat seorang Stalker mengirim virus ke Cafe tempat Akira magang.
Akira yang mengetahui keahliannya itu langsung mengajak Kouji untuk bergabung membuat perusahaan yang diberi nama Akihabara@deep.
Sejak kecil, ia jarang bersosialisasi dan lebih sering menghabiskan waktu di depan Komputer.
Hal ini membentuk Kouji Shima menjadi seseorang yang sangat ahli di bidang komputer. Sejak masih berusia belasan tahun, ia sudah sering menghack berbagai Sistem dan kemudian membuat sebuah Hacking Tool yang bahkan terus dipakai sebagai pedoman selama lebih dari lima tahun.
Empat tahun sebelum cerita dimulai, Kouji Shima sempat berurusan dengan pengadilan akibat kegiatannya yang dianggap meresahkan masyarakat. Kouji Divonis untuk tidak menyentuh Komputer selama lima tahun dan akan terus berada dalam pengawasan hingga usianya mencapai 20 tahun.
Empat tahun berlalu, dan ceritapun dimulai.
Pada awalnya, Kouji menyembunyikan keahliannya menggunakan Komputer. Sampai pada suatu ketika, Karena arus penumpang, Kouji yang menaiki kereta api tiba di Kota Akihabara.
Di sana, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Akira.
Kouji yang sering merasa tak dianggap oleh dunia dan bahkan menjuluki dirinya sendiri sebagai manusia transparan merasa senang karena Akira mau berteman dengannya.
Aksi Hacking Kouji Shima kembali dimulai saat seorang Stalker mengirim virus ke Cafe tempat Akira magang.
Akira yang mengetahui keahliannya itu langsung mengajak Kouji untuk bergabung membuat perusahaan yang diberi nama Akihabara@deep.
Jumat, 02 September 2011
Kamis, 01 September 2011
Anime Naruto Shippuuden
Summary:Naruto Shippuden is a continuation of original series Naruto. After 2 and a half years of training with his master, Naruto finally returns to his village of Konoha. Naruto is now older and moremature than before. With his new trained ability, his goal of searching for long lost friend, Uchiha Sasuke, is set for a stronger determination than before. He is putting his ambitions to work along with the help of his many friends, though with so many obstacles ahead of him. Now, he will face even more dangerous enemies, especially the Akatsuki.
Langganan:
Postingan (Atom)




